Situs resmi Puri Agung Dharma Giri Utama

Canang Sari Jelih Cetak Email
Ditulis oleh Ida Pandita Mpu Paramadaksa Purohita   

Om Swastyastu,

Entah di mana nama ‘Canang Sari Jelih’ kami peroleh, sehingga istilah atau penamaan ini kami pakai sehari-hari. Kalau ada yang kebetulan memahami penamaan ini mohon urun pendapat.

Sebelum saya ceritakan mengenai Canang Sari Jelih, adalah satu dua orang yang mengusulkan hal-hal yang berhubungan Kepemangkuan, misalnya:

  1. Bagaimana meningkatkan pemahaman Weda kepada Jero Pemangku.
  2. Apakah Jero Mangku sudah mempunyai Askes?
  3. Ada yang menyarankan agar Jero Pemangku mendapat pelatihan ulang agar bisa melantunkan Tri Sandya dengan hafal dan benar.
  4. Juga ada pula yang mengusulkan agar di Pura ada tempat untuk ‘curhat’.

Banyak saran yang masuk dan semuanya tentu bertujuan meningkatkan banyak hal yang memang sebenarnya positif. Forum ini hanyalah bisa menyikapi saja dan sejujurnya tidak ada actions yang bisa dilakukan secara massal dan serempak. Tetapi setidaknya kita sudah tahu hal-hal demikian banyak yang setuju yang penting dengan tujuan meningkatkan kemampuan Jero Mangku baik dalam tugas maupun kesejahteraannya. Walau masih berupa wacana bagi kita di forum ini.

Sekedar berbagi kepada kawan-kawan umat sedharma apa yang sudah Paguyuban Dharma Giri Utama sebagai team HD lakukan selama ini dan tentu banyak umat sedharma juga yang sudah melakukannya. Dalam persembahyangan ke pura mana saja, kita selalu menghaturkan sedikit rupiah pada banten yang disebut sesari. Berapapun sesari tersebut tentulah sangat berarti bagi pura tersebut. Sesari ini kemudian diambil oleh pengayah pura untuk dikumpulkan. Di luar sesari juga telah disiapkan ‘genah dana punia’. Semua rupiah tersebut tentulah sangat berguna untuk biaya perawatan pura tersebut.

Apakah dari kita pernah bertanya: “Berapa besar nantinya Jero Pemangku akan menikmati rupiah tersebut?”. Melihat pengabdiannya yang sungguh berat, terkadang kami sering membicarakan ini di lingkungan Paguyuban. Sungguh asik dan menyenangkan kita datang, duduk sembahyang, nunas tirta lalu pulang dan bergembira karena sudah tangkil di pura. Sementara Jero Mangku, dengan pakaiannya yang kadang sudah kumal karena usia, kembali duduk menghantarkan yadnya pemedek lain. Betapa miris hati kami menyaksikan hal demikian.

Karena Paguyuban sangat sering mengunjungi pura, nurani kami terenyuh menyaksikan kondisi demikian sehingga saat ini kami menghaturkan Canang Sari Jelih ke hadapan Jero Pemangku yang memuput yadnya saat kebaktian tersebut. Canang Sari Jelih ini kami sertakan juga sejumlah kecil rupiah dengan harapan bahwa sesari tersebut adalah hak pribadi dari Jero Pemangku. Entah ini dibenarkan atau sudah ada aturannya, sejujurnya kami tidak mengetahui. Namun atas dasar kasih sayang kami begitu saja melakukannya. Mudah-mudahan kami mengetuk hati umat sedharma sekalian untuk memulai melakukan Haturan Canang Sari Jelih dan tidak menjadikan hal-hal seperti ini jadi polemik dan masalah di masa-masa yang akan datang. Sekecil apapun rupiah yang kita haturkan tentulah menjadi sangat berguna bagi Beliau para pengabdi Tuhan seperti Jero Pemangku.

Canang Sari jelih dihaturkan di ajeng Jero Mangku atau di ayaban yang dekat dengan Beliau.

Silahkan umat sedharma urun pendapat, tambah dan kurangi.

Suksma
Om Shanti Shanti Shanti Om....
MS

 

Pengurus

Sample image Jro Mangku Panji
Pemangku
Sample image I Gusti Ngurah Suarnita
Ketua
Sample image I Gusti Ngurah Budi
Wakil Ketua
Sample image Kadek Ardi
Sekretaris 1
Sample image I Gede Sukadana
Sekretaris 2
Sample image I Wayan Sudiawan
Bendahara 1
Sample image I Gede Somada
Bendahara 2
Sample image Ni Komang Sumadi
Ketua Dharma Ayu

Hubungi kami

PURI AGUNG DHARMA GIRI UTAMA

Jl. Tegal Harum No 7 Biaung
Denpasar Timur- Bali 80237
Tel: 081558707862
Email:info@dharmagiriutama.org
Web: www.dharmagiriutama.org
 
PURA PUROHITA
Lembah Dusun Benyahe,
Desa Unggahan, Seririt,
Buleleng, Bali.
Jro Mangku Wana
0878-6012-7699
Posisi anda  : Home Artikel Sejarah dan Umum Canang Sari Jelih