Situs resmi Puri Agung Dharma Giri Utama

Dewa Langit Fuk Luk Sau Dewa Rezeki Cetak Email
Ditulis oleh Ida Pandita Mpu Paramadaksa Purohita   

Dewa Fuk, Luk, Sau, di Bali disebut Sang Tri Katna, adalah tiga Dewa Langit yang mengatur dan berwenang terhadap berbagai aspek kepentingan manusia. Tiga Dewa ini turun ke bumi selama empat puluh sembilan hari yang rahasia dan membawa berbagai restu seperti rezeki bagi umat manusia yang tekun Bakti kepada Leluhurnya. Dalam turunnya, dibantu para Bhatara dan Bhatari dan pasukan siluman. Untuk urusan rezeki misalnya akan membawa kantong berisi koin emas, uang kertas perak dan uang kertas emas dan lain sebagainya.

Berikut penjelasanmasing-masing Dewa Tersebut, dari kiri ke kanan.



Dewa Fuk – menggendong anak tandanya merestui keberuntungan keturunan yang baik, merestui yang ingin memiliki keturunan dan merestui kebahagiaan.

Dewa Luk membawa "RuYi" (tongkat komando) memberi jalan kemakmuran, kekayaan dan otoritas. Dalam tradisi Cina dikenal pula sebagai Dewa Uang atau Dewa Rezeki yang dikenal dengan gelar Dewa Chai Shen.

Dewa Sau di tangannya memegang buah persik perlambang keabadian dan Wo Lou (Labu Cina) yang merestui manusia dengan umur panjang dan kesehatan.

Hyang Kalki Awatara menyabdakan hanya Dewa Sau yang selalu turun ke bumi secara rahasia mengunjungi manusia yang memohon berbagai restu dengan kalbu yang tinggi. Yang teguh bakti dalam Siwa Budha serta memiliki kalbu yang baik, akan menerima anugerah dari permohonannya.

Dewa Sau manakala turun membagikan rezeki di antaranya dilayani oleh Dewa Bumi yang adalah ciptaan dari Ibu Dewi Pertiwi yang beristana di pusat bumi. Selain dilayani oleh Dewa Bumi, di Bali dilayani pula oleh Bhatari Kakak Adik, putri dari Dhang Hyang Niratha, yaitu; di Buleleng ada Dewa Ayu Mas Melanting adalah Kakak dari Bhatari Ratu Niang Sakti di Bali Selatan.

Di Nusantara ada Gusti Kanjeng Ratu Roro Kidul, di Nusa Penida ada Ratu Gede Mas Mecaling atau dikenal Ratu Gede Dalem Ped karena memiliki lima taksu salah satunya adalah 'Merana'. Kemudian Ratu Subandar yang sudah mendunia dikenal sebagai Budha Tertawa. Selanjutnya ancangan, roh-roh yang direstui sebagai pembantu Dewa seperti siluman yang membantu dalam proses pembagian rezeki di seluruh dunia.

Melinggih di Purohita di Gedong, umat bisa pula memohon restu ke masing-masing Dewa dengan menyebut nama Dewa tersebut.

 
Posisi anda  : Home